Inilah Pilihan Olahraga Terbaik untuk Para Lansia

  • Whatsapp

Memasuki usia 65 tahun ke atas, memang tidak dapat disangkal daya tahan tubuh di usia senja tidak sebaik waktu muda dulu. Namun, untuk tetap menjaga kebugaran tubuh, lansia sebaiknya aktif berolahraga. Di usia senja ini tubuh mungkin jadi mudah capek serta dapat mempengaruhi fungsi jantung, paru-paru, serta pembuluh darah.

Saat jantung tidak lagi berfungsi sebaik dulu, maka kapasitas paru untuk menghirup oksigen juga akan berkurang. Hal ini yang membuat lansia mudah kelelahan saat berolahraga  atau bahkan saaat melakukan rutinitas sehari-hari.

Namun, tidak alasan untuk berhenti berolahraga. Yang terpenting adalah memilih jenis olaharga sesuai tubuh masing-masing lansia serta mengatur waktu olahraga.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan waktu olahraga untuk lansia minimal 150 menit dalam seminggu untuk jenis olahraga intensitas sedang. Sedangkan untuk istensitas berat 75 menit dalam seminggu. Untuk olahraga keseimbangan 3 kali seminggu, dan 2 kali seminggu untuk olahraga kekuatan/ketahanan otot.

Lalu, apa saja jenis olahraga yang baik untuk para lansia? Berikut pilihannya:

  1. Aerobik

Jenis olaharga aerobik dapat membantu lansia untuk menurunkan kadar kolestrol hingga membakar kalori dan tekanan darah. untuk permulaan, kita bisa melakukan sekitar 5 menit selama beberapa minggu. Jika sudah terbiasa, kita bisa meningkatkan dengan durasi 30 menit. Gerakan yang dilakukan dalam olaharaga ini juga baik untuk menjaga kesehatan jantung, sendi serta meningkatkan stamina.

  1. Jalan Cepat

Serupa dengan aerobik, bagi lansia yang kondisinya lebih prima kita bisa memilih olahraga dengan jalan kaki. Olahraga yang satu ini bermanfaat untuk meningkatkan jantung dan otot tubuh. Jalan cepat juga berfungsi melatih ketahanan dan stamina tubuh serta mempertahankan postur punggung dalam kondisi tegap dan bahu dalam posisi lurus. Berbeda dengan jogging, jalan cepat berpontensi lebih kecil mengalami cedera.

  1. Senam

Menurut American Council on Exercise, senam dapat memperlambat demensia pada orang tua. Senam melibatkan gerak aktif seluruh anggota badan, serta melatih kekuatan dan keseimbangan tubuh yang dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi, jantung, serta diabetes.  Jenis senam untuk para lansia adalah senam salsa, chairs, jazz, dan aerobik yang bermanfaat menjaga massa otot dan kekuatan tulang.

  1. Yoga

Bagi lansia, yoga adalah salah satu jenis olahraga yang berfungsi untuk melatih kekuatan tulang dan otot untuk menopang berat badan. Yoga juga cocok untuk segala usia, untuk yang berusia 55 tahun ke atas mengalami seperti asam urat dan persendian   disarankan untuk melakukan yoga agar tulang dan sendi lebih luwes.

Asisten profesor San Diego Jessica Matthews mengatakan yoga adalah jenis olaharga yang bagus karena tidak memerlukan peralatan khusus yang dapat dilakukan di mana saja, sekalipun di kursi roda.

  1. Berenang

Serupa dengan aerobik, berenang adalah jenis olahraga yang dapat membangun daya tahan tubuh, menurunkan tekanan darah, memperkuat jantung, serta meningkatkan kapasitas paru-paru. Berenang aman dilakukan oleh siapa saja terutama bagi wanita hamil atau orang tua yang menderita penyakit jantung atau sendi.

Pos terkait