Facebook Kumpulkan Data Pergerakan Pengguna, Privasi Pengguna Tetap Aman?

  • Whatsapp

Menanggapi isu Covid-19, Facebook dan CSIS mengungkap data pergerakan pengguna Facebook selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Laporan tersebut merupakan hasil analisis data pergerakan yang dikumpulkan oleh Peta Pencegahan Penyakit milik Facebook.

“Facebook telah mengambil langkah preventif dalam mencegah masalah privasi pengguna,” ujar Manager Kampanye Kebijakan untuk Facebook di Indonesia, Noudhy Valdryno dalam konferensi pers virtual, Selasa (19/5/2020) lalu.

Noudhy menjelaskan, bahwa terdapat tiga langkah yang dilakukan Facebook untuk menjaga keamanan data pribadi pengguna.

Pertama, Facebook memastikan data peta pencegahan penyakit yang diberikan pada CSIS bukan data yang bersifat pribadi.

Kedua adalah proses agregasi data. Peta ini tidak menunjukkan pergerakan individu setiap harinya, tapi pergerakan kluster dalam satu wilayah sehingga data pengguna yang bersifat pribadi tetap terlindungi.

Sementara ketiga adalah proses smoothing atau penghalusan data. Proses ini menggabungkan perkiraan populasi dengan wilayah terdekat untuk menghindari kemungkinan terjadinya identifikasi ulang.

Selain tiga langkah tersebut, Noudhy Valdryno menjelaskan, data yang diambil untuk Peta Pencegahan Penyakit ini merupakan data dari pengguna yang telah mengizinkan Facebook untuk mengakses histori lokasinya.

Pengguna Facebook pun bisa mengatur di pengaturan Facebook apabila tidak mau datanya diambil.

Editor : Nafrizal

Pos terkait